News

Penumpang Nekat Merokok, Pesawat Qantas Mendarat Darurat

Cairns – Ada-ada saja tingkah menjengkelkan traveler di pesawat. Salah satunya Justin Richard Cooke, karena mabuk dan merokok, Qantas harus melakukan pendaratan darurat untuk menurunkan pria ini di Cairns, Australia.


Justin Richard Cooke, telah membuat onar di dalam pesawat. Dirinya diduga telah menyalakan rokok di dalam toilet pesawat dan melakukan penyerangan terhadap petugas kabin yang memergokinya pada saat itu.

Peristiwa ini terjadi kurang lebih selama 30 menit penerbangan. Ketika itu Cooke yang sedang mabuk terlihat meminum vodka dari botol yang ia bawa ke dalam pesawat.

Selanjutnya, ia merasa tidak senang ketika awak kabin menegurnya agar tidak menyalakan rokok. Kemudian Cooke juga memukul dada seorang manager kabin, tambah Meginyte.

Akibat ulahnya itu, Masakapai Qantas yang membawanya pada saat itu harus melakukan pendaratan darurat di Cairns, Queensland, Australia untuk menurunkannya. Karena peristiwa itulah, pesawat yang seharusnya terbang dari Sydney menuju Jepang ini harus menelan kerugian sekitar AUD 120.000 (Rp 1,3 miliar).

Pilot yang melakukan penerbangan QF21 menuju Tokyo, Jepang ini, menjelaskan pada pengadilan kalau dirinya harus membuang 60.000 liter bahan bakar sebelum akhirnya mendarat darurat di Cairns International Airport. Saat itu, bandara Cairns sudah tutup dan harus dibuka kembali untuk pendaratan pesawat yang mengangkut sekitar 350 penumpang ini pada pukul 01.45 waktu setempat.

“Saya diinformasikan oleh Australian Federal Police (AFP), dalam insiden ini Qantas menelan kerugian sekitar AU$ 120.000 (Rp 1,3 miliar),” kata jaksa, Audra Meginyte, seperti yang dilansir dalam situs News Australia, Rabu (19/12/2012).

Meski sudah ditahan, pria berumur 34 tahun ini malah meludahi mata petugas kabin tersebut. Karena alasan itulah, Qantas harus melakukan pendaratan darurat untuk menurunkannya.

Diungkapkan oleh pengadilan, ketika ditangkap oleh AFP dalam darah Cooke terkandung 0,300 persen alkohol. Ketika diadakan sidang kemarin pagi Cooke masih sangat mabuk, sehingga dirinya baru terlihat saat sore hari.

Dalam pengadilan tersebut, Cooke dihadapi dengan empat tuduhan, yaitu menyalakan rokok di pesawat, melakukan tindakan penyerangan, kekerasan, dan berperilaku yang mengancam keselamatan penumpang lain yang berada di dalam pesawat tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s